Esai | Sportivitas Kaderisasi
Oleh : Ray Ammanda Kita tentu tak merasa asing mendengar istilah kaderisasi. Dan biasanya, menyinggung perihal kaderisasi kebanyakan orang lebih cenderung mengaitkan dengan dunia pengaderan. Baik dalam tubuh organisasi, partai politik, sekolah, dunia kerja, kehidupan jalanan serta berbagi makhluk garis turunannya. Memang tidak juga keliru apabila di lihat dari kacamata terminologi. Secara sempit ia mengandung pemaknaan terbatas ihwal pengaderan, perekrutan bahkan—maaf—kepentingan. Tetapi mari sesekali kita tengok pemaknaan kaderisasi secara luas. Minimal kita semua dapat mengambil nilai positifnya. Sehingga setiap institusi persekolahan, dunia kerja, ormas atau apapun saja tidak bersikap adigang-adigung-adiguna karena—merasa—memiliki hak atas setiap anak murid dan atau anggota untuk di cetak menjadi keluaran produk yang sama. Pada akhirnya, kedaulatan pilihan harus tetap di pertahankan oleh setiap orang. Maksud saya begini, betapa sangat tidak fair apabila seseorang bisa di berikan k...