Esai | Sumpah, saya Pemuda!
Surplus Bicara, Malas Mendengar Menyaksikan gerak iklim ketidakmenentuan zaman. Gaungan globalisasi nampaknya menjadi satu idiom kegembiraan, sekaligus ketakutan yang sedang di hadapi oleh seluruh umat manusia. Oleh karena, segala macam bentuk perubahan nyatanya tidak serta merta berdampak kemaslahatan. Malah, bisa sangat memungkinkan bermuara kemudharatan. Ibarat perlintasan jalan, zaman yang sedang kita lewati hari ini begitu disesaki orang. Semuanya, memiliki kedaulatan akses yang luas sekalipun tanpa alat pengamanan, dalam mengisi ruang-ruang keilmuan, berkompetisi satu sama lain maupun dalam berdakwah keagamaan. Sehingga, potensi kecelakaannya sangat besar. Terlihat dari bagaimana terjadinya suatu gejala “sakit sosial” di sepanjang perlintasan media sosial. Sebagaimana penuturan Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (bareskrim) Polri Brigjen Rachmad Wibowo bahwa sepanjang tahun 2018 setidaknya ada 3.000 akun yang di deteksi Polri secara aktif menyebarkan ujaran keb...